Klarifikasi Media Ria Saptarika: Tentang Korupsi Dana Bansos

 BatamVisual -Saya sebenarnya turut bersedih dan merasakan duka dan sekaligus sangat bersimpati  degan apa yang dialami Pak Erwinta dan Pak Raja Abdul Haris beserta keluarganya, selain saya adalah mantan atasan mereka … saya juga merasa sangat dekat khususnya dengan Keluarga Pak Erwinta di Batam… Saya sempat membesuk beliau dan Pak Husnul Hafil saat mereka masih di titipkan di Rutan Baloi.

Pada masa awal saya menjabat saya pun sering memangil Pak Erwinta untuk sama-sama memperbaiki Sistim Managemen Keuangan Pemko degan berbaiskan IT, bahkan kemudian saya dapat melihat langsung cash flow Keuangan Pemko Batam cukup melalui jaringan Komputer  yang ada di ruang Wakil Walikota Batam, tanpa harus datang ke atau memanggil Bagian Keuangan.  Saat itulah saya merasakan betul bahwa Pak Erwinta ini sangat Qualified dan memang sangat menguasai managemen keuangan dan managemen laporan keuangan, tak heran karena beliau merupakan lulusan terbaik STAN dan pernah bekerja di BPKP dan mendapat sertifikasi  terbaik Nasional sistim Audit Keuangan… Kami malah sempat merencanakan menyatukan Sistim Managemen Keuangan antara Bagian Keuangan Pemko Batam dan Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam yang juga berbasiskan IT, karena selama ini sering adanya miss link antara target pendapatan keuangan Pemko Batam dengan Cash Flow yang harus dijalankan di Bagian Keuangan… hal itu tidak terwujud  karena banyak hal non teknis yang menjadi  kendala.

Saya bahkan sangat dekat dengan Bapak mertua Pak Erwinta serta Adik Ipar nya, yang kebetulan sama-sama pernah tinggal dan beliau dinas di Tembilahan, Saat ini Bapak Mertua beliau sedang sakit dan sedang dirawat diluar Batam, Semoga Allah memberikan kesembuhan dan kesehatan serta diberikan ketabahan.  Kedekatan itu diwujudkan juga dengan seringnya saya bersilaturahiem ke rumah mereka dalam berbagai kesempatan bahkan selama saya menjabat lebih 3 kali saya berkunjung kerumahnya… saya memang  menghormati  bapak mertua beliau, layaknya orang tua saya… Alhamdulillah pula saya berkesempatan membeasiswakan Adik Ipar beliau untuk S2 di UTM sampai selesai dan sekaligus karna sudah sangat pantas… saya pun memberi kesempatan mempromosikan yg bersangkutan untuk naik satu jenjang  jabatan di DISPERINDAG, kepantasan yang saya maksudkan karena itu dilakukan dengan terlebih dahulu meminta masukan atasannya langsung yakni Pak Hijazi dan tentu melalui prosedur yang semestinya.

Dalam minggu terakhir ini dengan dimuatnya 2 berita di Batam Pos, cukup membuat saya terusik karena seakan derita yang dialami Pak Erwinta dan Pak Raja Abdul Haris adalah ulah saya.
Sebenarnya sayapun tidak menyangka dan sekaligus belum pernah sekalipun dimintai klarifikasi untuk apa yang dituduhkan kepada saya yakni “Saya memerintahkan mengeluarkan dana bansos untuk kepentingan saya berobat di RSAB”… sebenarnya hal ini patut di klarifikasikan kepada saya apalagi kalau Rp.1,03 Milyar itu seakan-akan direkayasakan atas ulah saya… kalaupun ada berobat, berobat apa yang sehingga mengorbankan Kabag dan Bendahara Keuangan Pemko Batam… apalagi terlepas dari sumber keuangan mana bahkan bisa menggunakan Asuransi  Kesehatan yang dimiliki Kepala Dan Wakil Kepala Daerah, sudah semestinyalah Kepala Daerah dan Wakil Kepala karna  jabatannya ursannya nya di urus oleh Tata Usaha Pimpinan dan tanpa memang secara langsung saya tidak mengetahui detil Pos-Pos keuangan tersebut, Tata Usaha Pimpinan, Sekda dan Bagian Keuanganlah yang tahu Pos anggaran tersebut… Jadi tidak benar saya memerintahkan menggunakan “Dana Bansos” untuk berobat saya.

Saya pun tidak ingin mengkambing  hitamkan dan melempar tuduhan ini kempali kepada sesiapa yang harus paling bertanggung jawab atas dana Rp.1,03M tersebut… namun alangkah tidak pantasnya hal itu dituduhkan kepada saya… kalaupun  dana berobat tersebut kemudian harus menjadi tanggung jawab saya , saya yakin nilainya yang tak seberapa, jangankan Rp.1,03M Seratus Juta pun saya yakin sangat jauh dari itu… maka saya siap mengganti  dari kocek saya sendiri… apalagi baik Internal Pemko Batam maupun diluar itu belum pernah ada yg mengklarifikasi dan meminta penjelasan penggunaan dana itu kepada saya sama sekali… Semoga  tulisan ini dapat lebih mendudukan dan meluruskan beban yang tidak selayaknya saya yang menanggung… Semoga Pak Erwinta dan keluarga, Pak Abdul Haris dan keluarga diberikan kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT… Allahu Ma’ashabirin! .(int/abt)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s